LIR-ILIR
Lir Ilir adalah malam pertunjukan yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali yang tanggalnya ditetapkan setiap malam bulan purnama. Lir-Ilir ini diawali oleh gagasan untuk meneruskan tradisi malam terang bulan, di mana menurut tradisi Jawa, malam hari ini dianggap sebagai waktu sakral dan memiliki energi yang kuat.
Lir-Ilir di Padepokan Lemah Putih diadakan untuk mengundang seniman perorangan atau kelompok kesenian di bidang tari, musik, teater dan performance art untuk menampilkan karyanya, yang pernah ditampilkan ataupun karya yang sedang dalam proses awal (embryo) maupun tahap penyelesainnya dan belum pernah ditampilkan untuk publik umum (work in progress).
Lir-Ilir akan memberi tempat dan kesempatan untuk pentas dan kemudian ditutup dengan pembahasan atau tanya jawab terbuka dengan penonton maupun pengamat. Lir-Ilir menmbuka panggung kecil dan sederhana untuk menampilkan karya-karya yang diharapkan akan menjadi karya-karya seni pertunjukan dengan kwalitas tinggi, bertanggung jawab dan bermanfaat bagi publik seni dan lingkungan masyarakat luas.
Tujuan dari kegiatan Lir-Ilir:
- menyediakan kesempatan kepada seniman dan kelompok kesenian di bidang tari, musik, teater dan performance art untuk menampilkan karya mereka yang sedang dalam tahap embrio proses, atau tahap penyelesaian dalam prosesnya.
- Mengundang seniman untuk menampilkan karyanya tersebut dengan harapan membuka sebuah diskusi tanya jawab dan kritik dari penonton maupun pengamat
- Mengajak seniman untuk melanjutkan proses kreatifnya malalui pementasan dalam Lir-Ilir sebagai titik loncat sebelum menuju panggung publik ynag lebih besar.
- Mendukung proses kreatif seniman yang bersifat inovatif, dan eksperimental, serta awal profesionalitas berkesenian dengan prasarana yang sederhana.Koordinator: Retno Sayekti Lawu