"undisclosed territory" Performance Art Event

Padepokan Lemah Putih menyelenggarakan "undisclosed territory#2" performance art event setiap tahun sekali sebagai bagian rangkaian proyek Bali-Jawa, di mana seniman yang berpartisipasi dalam acara ini sebagian besar telah mengikuti program kegiatan PALA Project di Bali sebelumnya.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membuka batasan-batasan dan persilangan antara performance art, seni rupa dan seni pertunjukan , melalui penyajian karya-karya performance art, screening documentasi performance art, dan diskusi.
Karya-karya performance art yang ditampilkan diharapkan akan menambah wacana dan pemahaman performance art melalui pendekatan terhadap latar belakang filosofis dan aspek-aspek sosial budaya, serta proses estetika dan individu berkesenian.

Setelah penyelenggaraannya di tahun 2007, untuk kedua kalinya "undisclosed territory#2" performance art event akan diselenggarakan oleh Padepokan Lemah Putih di Solo dan dijadwalkan pada tanggal 10 sampai dengan 13 Maret 2008. Seluruh kegiatan akan diprogramkan secara intensiv dari pagi sampai malam dan diisi dengan ceramah-ceramah, diskusi dan presentasi karya-karya performance dari seniman-seniman yang diundang, diantaranya Yoyoyogasmana, Marintan Sirait, Kurt Joannessen (Norway), Alastair Macliennan (Northern Ireland), Chumpon Apisuk (Thailand), Sakiko Yamaoka (Japan), dan masih banyak lagi. Seluruh peserta yang tampil berjumlah sekitar 36 seniman.

"undisclosed territory#2" merupakan even yang diadakan tiap tahun dan bersifat sederhana, dan akan memanfaatkan kawasan studio alam Padepokan Lemah Putih Solo.

Selengkapnya kunjungi halaman "undisclosed territory".

Informasi selanjutnya hubungi: melati@lemahputih.com

 

 
©padepokan lemah putih 2006
ENGLISH BAHASA